Cara Fermentasi Jerami Padi

Fermentasi Jerami padi untuk pakan ternak

jerami padi untuk pakan ternak

Fermentasi adalah proses perombakan dari struktur keras secara fisik, kimia dan biologis sehingga bahan dari struktur yang komplek menjadi sederhana, dan daya cerna ternak menjadi lebih efisien.

Komposisi : bila jeraminya basah seberat 1 ton maka, starbio 5 Kg dan urea 5 Kg, kalau jerami kering dengan perbandingan starbio 6 Kg serta urea 6 Kg.

Sedangkan cara pembuatannya meliputi:

  1. Tempatkan jerami pada tempat yang terlindung dari sinar matahari
  2. Kelembaban jerami 60% yaitu basah ditelapak tangan
  3. Tumpuk jerami setinggi 30 cm kemudian atasnya ditabur starbio dan urea, lalu diinjak-injak, lakukan berulang-ulang sampai ketinggian 1,5 cm, tumpuk jerami secara menyilang, guna mempermudah pembongkaran untuk penjemuran, apabila jerami kering, sirami dengan air terutama pada minggu pertama.
  4. Jerami diperam selama 21 hari, jangan sampai lebih karena bisa jadi kompos.
  5. Bongkar jerami kemudian diangin – anginkan atau dijemur lalu dapat disimpan, sebagai stok yang dapat disimpan selama 1 tahun.
  6. Setelah diangin – anginkan sudah dapat diberikan pada sapi.

Untuk mengetahui Ciri – ciri jerami fermentasi yaitu : selama proses fermentasi jerami berbau harum, jerami berwarna coklat, serat jerami menjadi lunak (memes).(Hendro).

sumber : http://dipertanaknunukan.blogspot.com (06/09/2013 21.42 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>