pupuk kering

Mengolah Kotoran Kelinci menjadi Pupuk Kandang

 

Pusing dengan kotoran kelinci yang banyak, menumpuk dan sulit membuangnya, bahkan  dikasih kasihkan kepada petani saja kadang menolak. Ini sangat ironis sekali.  Padahal, kotoran atau feses kelinci sangat membantu kita semua dalam hal tanaman. Bagaimana mengolahnya ?

Cara mengolah kotoran kelinci :

Kotoran yang dikumpulkan, dijadikan satu tempat, kemudian dibuat formula sebagai berikut :

  • Kotoran kelinci               :  94       %
  • Calsit (batuan putih)    :      5      %
  • Bakteri pengurai            :  1     %
  • Gerajen kayu                   :      4      %

Cara memprosesnya adalah :

  1. Kotoran di buat berlapis dengan ketinggian 05, meter, kemudian di taburi calsit, gerajen dan bakteri, kemudian dibuat lapisan lagi 0,5 meter  dan diberi lagi calsit, gerajen dan bakteri dan seterusnya.
  2. Diamkan selama satu minggu, baru diadakan pembalikan dengan menyisir dari pinggir, setelah terbalik,
  3. Diamkan lagi selama lima hari, kemudian diadakan pembalikan lagi,
  4. Diamkan lagi selama empat hari baru dibalik lagi dan
  5. Tunggu lima hari lagi, maka kotoran kelinci sudah menjadi kompos tinggal mengiling atau mengayak,  (akan lebih cepat kalau setelah di balik disemprotkan GMP, agar kompos mengandung bakteri positif, sehingga sedikit yang menjadi gulma atau tanaman liar) maka jadilah kompos jadi yang siap dimanfaatkan untuk tanaman.

Menurut pengalaman Prestasi Kelinci, Kompos kelici di pertanian padi sangat membantu dan meningkatkan hasil panen. Dan untuk tanaman sayuran, hasil dari pemupukan kompos ini, sayuran lebih tahan lama (awet)  dari pembusukan

Selamat menggunakan kompos kelinci.

Sumber

One thought on “Mengolah Kotoran Kelinci menjadi Pupuk Kandang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>