Tag Archives: Pendidikan

Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning)

Pengertian
Menurut Jonhson dalam Sugiyanto (2007) CTL adalah sebuah proses pendidikan yang bertujuan untuk menolong para siswa melihat siswa melihat makna didalam materi akademik yang mereka pelajari dengan cara menghubungkan subyek-subyek akademik dengan konteks dalam kehidupan keseharian mereka.
Menurut Nurhadi dalam Sugiyanto (2007) CTL (Contextual Teaching and Learning) adalah konsep belajar yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi yang diajarkan dan situasi dunia nyata siswa.  Continue reading Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning)

Tembang Macapat

Tembang macapat yaitu salah satu tembang yang berkembang di daerah Jawa yang mempunyai beberapa aturan. Aturan-aturan tembang macapat ada tiga jenis, yaitu guru lagu, guru gatra, lan guru wilangan. Menurut Padmosoekotjo (1953:13) guru yaiku uger-uger, wewaton, paugeran, pathokan.

Asal kata tembang macapat yaitu kalau membaca empat-empat ( yen macane papat-papat ). yang dimaksud yaitu setiap membaca empat suku kata. Menurut Widada, dkk (2011:449) macapat tegese tembang sing kalumrah ing layang-layang anyar. Tembang macapat minangka asil saka kasusastran periodhe sastra Jawa gagrag anyar.

Tembang Macapat memuat 13 Pupuh Continue reading Tembang Macapat

Rumah Adat Riau Sumatera ( Selaso Jatuh Kembar )

Rumah Adat Riau Sumatera ( Selaso Jatuh Kembar )

Asal Usul dan Penjelasan Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar dari Riau Sumatera

Rumah tradisional masyarakat Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bentuk bangunan persegi panjang. Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa, baik tangga, pintu, dinding, susunan ruangannya sama, dan memiliki ukiran melayu seperti selembayung, lebah bergayut, pucuk rebung dll. Selaso jatuh kembar sendiri bermakna rumah yang memiliki dua selasar (selaso, salaso) yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah. Continue reading Rumah Adat Riau Sumatera ( Selaso Jatuh Kembar )

MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING)

Menurut Hamalik (2004: 214) bahwa model role playing (bermain peran) adalah “model pembelajaran dengan cara memberikan peran-peran tertentu kepada peserta didik dan mendramatisasikan peran tersebut kedalam sebuah pentas”. Bermain peran (role playing) adalah salah satu model pembelajaran interaksi sosial yang menyediakan kesempatan kepada murid untuk melakukan kegiatan-kegiatan belajar secara aktif dengan personalisasi. Oleh karena itu, lebih lanjut Hamalik (2004: 214) mengemukakan bahwa “bentuk pengajaran role playing memberikan pada murid seperangkat/serangkaian situasi-situasi belajar dalam bentuk keterlibatan pengalaman sesungguhnya yang dirancang oleh guru”. Selain itu, role playing sering kali dimaksudkan sebagai suatu bentuk aktivitas dimana pembelajar membayangkan dirinya seolah-olah berada di luar kelas dan memainkan peran orang lain saat menggunakan bahasa tutur (Syamsu, 2000) Continue reading MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING)

Arti Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi

Definisi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ketiga istilah tersebut bermakna sebagai  berikut:

 

Eksplorasi adalah kegiatan untuk memperoleh pengalaman-pengalaman baru dari situasi yang baru.

Elaborasi adalah penggarapan secara tekun dan cermat.

Konfrimasi adalah pembenaran, penegasan, dan pengesahan

Aplikasi ketiga istilah tersebut dalam rancangan dan proses pembelajaran. Pengaplikasian ketiga istilah tersebut dalam rancangan dan proses pembelajaran adalah sebagai berikut :

Eksplorasi :

Dalam kegiatan eksplorasi, guru melibatkan peserta didik dalam mencari dan menghimpun informasi, menggunakan media untuk memperkaya pengalaman mengelola informasi, memfasilitasi peserta didik berinteraksi sehingga peserta didik aktif, mendorong peserta didik mengamati berbagai gejala, menangkap tanda-tanda yang membedakan dengan gejala pada peristiwa lain, mengamati objek di lapangan dan labolatorium. Continue reading Arti Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi

Pengertian Emosi dan Cara Pengendaliannya

Daniel Goleman (2002 : 411) mengemukakan beberapa macam emosi  yaitu :

a. Amarah : beringas, mengamuk, benci, jengkel, kesal hati

b. Kesedihan : pedih, sedih, muram, suram, melankolis, mengasihi diri, putus asa

c. Rasa takut : cemas, gugup, khawatir, was-was, perasaan takut sekali, waspada, tidak tenang, ngeri

d. Kenikmatan : bahagia, gembira, riang, puas, riang, senang, terhibur, bangga Continue reading Pengertian Emosi dan Cara Pengendaliannya

10 Cara Mengendalikan Diri

10 Cara mengendalikan Emosi

1. Perasaan – perasaan yang dialami seseorang umumnya bersumber dari pikiran.

Ketika seseorang berpikiran negatif perasaan orang tersebut cenderung menjadi negatif. Sebaliknya ketika seseorang berpikiran positif, perasaan orang tersebut cenderung positif.

Jadi mengendalikan pikiran adalah langkah pertama untuk mengendalikan perasaan

2. Biasakanlah memberi kesempatan kepada pikiran untuk mengambil keputusan Continue reading 10 Cara Mengendalikan Diri

RPP Bahasa Jawa SMP Kurikulum 2013

PERBEDAAN PERMENDIKBUD NO. 81 a TAHUN 2013 DENGAN PERMENDIKBUD 103 TAHUN 2014

Tentang RPP (Rencana Proses Pembelajaran) :

Permendikbud No 81 a Th.2013 Permendikbud No 103 Th.2014
Sistematika :

IDENTITAS
Sekolah                 :
Mata Pelajaran  :
Kelas/Semester :
Materi Pokok     :
Alokasi Waktu   :A. Kompetensi Inti (KI)
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1. KD Pada KI-1
2. KD Pada KI-2
3. KD Pada KI-3
Indikator:___
4. KD Pada KI-4
Indikator:___
C. Tujuan Pembelajaran
D. Materi Pembelajaran
E. Media/Alat, Bahan dan Sumber Belajar
F. Metode Pembelajaran
G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
H. Penilaian.Hasil analisis :
*tujuan pembelajaran dan Metode Pembelajaran ada

 *ada Penilaian

* indikator hanya untuk KD pada KI-3

*Pendekatan saintifik (5M) dimunculkan dalam satu pertemuan.

 

IDENTITAS:
Sekolah                              :
Mata Pelajaran/ Tema :
Kelas/Semester              :
Alokasi Waktu                 :
A. Kompetensi Inti
B. Kompetensi Dasar
1. KD pada KI-1
2. KD Pada KI-2
3. KD Pada KI-3
4. KD Pada KI-3
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Indikator KD pada KI-1
2. Indikator KD Pada KI-2
3. Indikator KD Pada KI-3
4. Indikator KD Pada KI-3
D. Materi Pembelajaran
E. Kegiatan Pembelajaran
F. Penilaian, Remidial dan Pengayaan
G. Media/Alat, Bahan dan Sumber Belajar

*Tidak ada*Penilaian, Remidial dan Pengayaan

  *indikator untuk KD pada KI-1 sampai KD       pada KI-4.

*Pendekatan saintifik (5M) tidak harus muncul dalam satu pertemuan.

RPP bahasa Jawa kelas 9 dapat diunduh di bawah ini :

KKM KELAS ix

RPP kls 9 KD 3.1 dan 4.1_Anoman Dhuta

RPP kls 9 KD 3.2 dan 4.2_Tembang Dhandhanggula

RPP kls 9 KD 3.3 dan 4.3_Sandiwara

RPP kls 9 KD 3.4 dan 4.4_Upacara Adat

RPP kls 9 KD 4.5_Nulis Jawa

semoga bermanfaat.

EMS (Evaluasi Mandiri Siswa)

EMS adalah Aplikasi ujian / ulangan / tes bagi siswa untuk menguji kemampuan siswa dalam memahami sebuah materi tertentu.
Aplikasi EMS dikenal di dunia TI dengan istilah CAT (Computer Assisted Test). Nama EMS di ambil dari kata evaluasi mandiri siswa, karena disini siswa melakukan evaluasi mandiri tanpa ada pengawasan. Dalam pelaksanaan evaluasi ini siswa diharapkan mengedepankan sikap jujur.

Cara pendaftaran : Continue reading EMS (Evaluasi Mandiri Siswa)